Pekan Pergantian Pengurus Organisasi Santri

Setelah libur semester satu tahun 2017-2018 Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash adakan pergantian pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Ikhlash (OPPMA) dan Koordinator Gerakan Pramuka.

Acara yang merupakan wujud nyata dari pendidikan keorganisasian di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash ini berlangsung selama sepekan. Pergantian pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Ikhlash (OPPMA) dilaksanakan pada tanggal 22 s/d 24 Januari 2018. Adapun untuk kepengurusan Koordinator Gerakan Pramuka berlangsung dari tanggal 30 sampai 31 Januari 2018.

Pergantian pengurus organisasi dari santri kelas enam oleh kelas lima TMI merupakan agenda tahunan yang sengaja diadakan dalam rangka memberikan pengalaman organisasi yang baik dan bertanggungjawab sesuai dengan nilai-nilai dan visi misi Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.

Melalui pengalaman kepengurusan organisasi ini seluruh santri dibekali dengan pendidikan kepemimpinan dan pendidikan karakter yang utuh. Mental siap memimpin dan siap dipimpin senantiasa dibentuk dan digembleng dalam rangka mewujudkan santri-santri yang siap dan mampu berorganisasi dengan baik di kehidupan masyarakat kelak.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash Dr. H. M. Tata Taufik, M.Ag dalam salah satu pesannya untuk pengurus baru menyampaikan bahwa semuanya harus diniatkan ikhlash dan belajar menjadi pengurus dengan sungguh-sungguh. Meskipun belajar, mesti serius karena yang diurus adalah para santri, sehingga tidak boleh asal-asalan dan tidak boleh keliru.

Milad Ainurrahman santri kelas 5 asal Majalengka terpilih sebagai ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Ikhlash (OPPMA) dengan Muhammad Muhaimin santri asal Kuningan sebagai wakil ketua. Adapun pengurus Koordinator Gerakan Pramuka, Muhammad Dwiki Prayitno asal Cirebon dan Ricko Apriana santri yang berasal dari Kuningan dipercaya untuk memimpin Koordinator Gerakan Pramuka selama satu tahun masa bakti.

Sedangkan untuk OPPMA Putri Dena Nian Sentika asal Cirebon dan Putri Harum asal Kuningan serta Indri Nur Hasanah santriwati asal Jakarta diberikan amanah untuk memimpin Organisasi Pelajar Pondok Modern Al-Ikhlash Putri dan Koordinator Gerakan Pramuka.