Sosialisasi Muadalah dan Studium General bersama Guru Besar Al-Azhar di Al-Ikhlash

Suasana Sebelum Studium General dimulai

Sebagai salah satu rentetan kegiatan menjelang akhir semester tahun pelajaran 2017-2018 Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash menggelar acara Sosialisasi Mudalah dan Studium General bersama Guru Besar Al-Azhar Prof. Dr. As-Sa’id Muhammad Ali Al-Husaini pada hari Senin, 13 Nopember 2017.

Acara yang dihadiri oleh seluruh santri dan dewan guru, beserta pimpinan pondok pesantren se kabupaten Kuningan itu bertempat di Aula Pondok Pesantren. Acara tersebut juga dihadiri oleh Bapak Kepala Bidang Pondok Pesantren Kementrian Agama Provinsi Jawa Barat KH. Dr. Abu Bakar Shidik, M.Pd.I, & Kepala Seksi PD Pontren Kementrian Agama Kabupaten Kuningan H. Dr. M. Nurdin, M.Pd.I

Bapak Pimpinan Pondok KH. Dr. M. Tata Taufik, M.Ag dalam sambutan bahasa Arabnya mengucapkan selamat datang di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash. Beliau juga merasa sangat terhormat dan bahagia atas kedatangan Prof. Dr. As-Sai’id Muhammad Ali Al-Husaini beserta para tamu di Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.

Beliau juga menjelaskan secara singkat tentang awal berdirinya Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash pada tanggal 16 Juli tahun 1990 yang hanya berjumlah 25 santri putra dan putri, dan sampai saat ini telah melahirkan sekitar 1000 lebih alumni yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Di samping itu, Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash juga merupakan lembaga pendidikan Islam pertama di Kabupaten Kuningan yang mengadopsi sistem pendidikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Jawa Timur.

Di akhir sambutannya beliau mempersilahkan KABID PD Pontren Provinsi Jabar Dr. KH. Abu Bakar Sidik, M.Ag untuk menyampaikan sosialisasi regulasi pesantren muadalah kepada para hadirin, khusunya para pimpinan dan pengasuh pondok Pesantren di Kuningan yang hadir.

Dr. KH. Abu Bakar Sidik pidatonya mengatakan selamat datang kepada tamu besar dari Mesir Prof. Dr. As-Sa’id Muhammad Ali Al-Husaini di Provinsi Jawa Barat. Setelahnya beliau melanjutkan pidatonya dan menjelaskan secara singkat mengenai muadalah khususnya di wilayah Jawa Barat dengan berbahasa Indonesia.

Studium General

Mengawali kuliah umum yang bertemakan “Mempersiapkan Generasi Muda Muslim Masa Depan” Prof. Dr. As-Said Muhammad Ali Al-Husaini mengatakan sangat senang ketika memasuki Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash. Beliau merasa seolah disambut seperti seorang mentri oleh seluruh dewan guru dan panitia.

Suasana Sebelum Studium General dimulai

Disamping itu Guru Besar Al-Azhar yang merupakan mantan wakil mentri agama Republik Arab Mesir juga menegaskan bahwa dalam rangka membina dan mempersiapkan generasi muda muslim perlu dengan kesungguhan dan keseriusan yang besar. Beliau mengutip ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi yang menjelaskan bahwa mempersiapkan generasi muda muslim adalah dengan mendidik, membina, dan memperkuat para generasi muda muslim. Kuat dalam hal ekonomi, politik, pendidikan, agama, akhlak, dan semangat berprestasi.

Beliau juga mengingatkan bahwa untuk membangkitan kembali peradaban Islam, tidak cukup  hanya dengan membanggakan peradaban Islam beberapa abad lalu, juga tidak cukup hanya dengan mempelajari ilmu agama saja. Melainkan dengan cara berbuat dan belajar dengan sungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu lainnya seperti Ilmu Kimia, Kedokteran, Fisika dan ilmu-ilmu alam dan teknologi lainnya agar bisa membangun peradaban yang unggul dan maju. Dan juga dalam rangka menjadi generasi umat yang bermanfaat bagi orang banyak.

Beliau juga berharap kepada Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash dan seluruh pondok pesantren beserta pihak kementrian agama agar selalu menjalin komunikasi dan sinergi dalam rangka meningkatkan kualitas keilmuan lembaga pedidikan Islam di Indonesia.

Acara yang berakhir sekitar pukul 12:00 WIB ditutup dengan sesi foto dan makan siang bersama seluruh tamu dan dewan guru Pondok Pesantren Modern Al-Ikhlash.